PANIPAHAN, Mediapesisirnews.com | Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Riau menegaskan komitmen kuat dalam memberantas peredaran narkoba serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika).
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Rokan Hilir, H. Bistamam, saat menghadiri kegiatan tatap muka bersama Wakapolda Riau, Hengky Haryadi, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta masyarakat setempat di Kantor Camat Pasir Limau Kapas, Minggu (12/4).
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi peredaran narkoba di wilayah Rokan Hilir. Ia menyebut narkoba sebagai ancaman serius yang dapat merusak generasi muda dan menghambat pembangunan daerah.
"Peredaran narkoba adalah musuh bersama. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberantasnya hingga ke akar-akarnya tanpa kompromi," tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
Selain itu, ia mengapresiasi langkah cepat jajaran Polda Riau yang turun langsung ke tengah masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas dan meredam dinamika yang berkembang di Panipahan.
"Sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat harus terus diperkuat. Kita jangan mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan," ujarnya.
Bupati turut mengingatkan masyarakat agar mengedepankan penyelesaian masalah melalui jalur hukum serta menghindari tindakan main hakim sendiri yang berpotensi menimbulkan konflik lebih luas.
Sementara itu, Wakapolda Riau Hengky Haryadi menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan bentuk perhatian serius terhadap kondisi keamanan di wilayah tersebut.
Ia menekankan bahwa pemberantasan narkoba dilakukan dengan prinsip zero tolerance, tanpa pengecualian, termasuk terhadap oknum aparat.
"Tidak ada toleransi bagi pelaku narkoba, termasuk anggota Polri. Jika terbukti terlibat, akan ditindak tegas hingga pemecatan," tegasnya.
Wakapolda juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan tidak mengambil tindakan di luar hukum. Ia meminta masyarakat mempercayakan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat yang berwenang.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah, aparat kepolisian, dan masyarakat turut menyepakati komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah, mendukung penegakan hukum, serta menolak segala bentuk provokasi dan konflik sosial.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kebersamaan serta menciptakan situasi Panipahan yang aman, damai, dan kondusif ke depan.
Editor: Mz/Red.








