MEDIAPESISIRNEWS.com, ROHIL | Peredaran informasi hoaks di Kabupaten Rokan Hilir dinilai semakin mengkhawatirkan. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai konten menyesatkan yang marak beredar di media sosial, khususnya yang menyerang program-program pemerintah daerah.
Ketua Gerakan Aktivis Muda Rokan Hilir, Zulfan A. Dahlan, S.Pd., menegaskan bahwa saat ini muncul fenomena serius berupa penyebaran informasi tidak benar yang diduga dilakukan secara terorganisir melalui akun-akun tidak resmi atau akun bodong.
"Ini sudah masuk kategori gawat. Bukan sekadar opini, tetapi ada pola yang terstruktur dengan memanfaatkan puluhan akun untuk menggiring opini negatif terhadap program pemerintah daerah," tegasnya.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbahaya karena dapat mempengaruhi cara pandang masyarakat jika tidak disikapi secara bijak dan kritis.
Zulfan mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Saring sebelum sharing. Pastikan informasi berasal dari sumber yang kredibel dan bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai kita ikut menyebarkan hal yang justru merugikan daerah kita sendiri," ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa di tengah derasnya arus informasi, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi tetap kondusif serta tidak terpecah akibat isu-isu yang belum tentu benar.
"Saat ini pemerintah daerah tengah berupaya menjalankan berbagai program pembangunan. Jangan sampai upaya tersebut terganggu oleh informasi hoaks yang tidak berdasar," tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Zulfan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terhasut oleh isu-isu yang beredar di media sosial.
"Rokan Hilir butuh kebersamaan. Mari kita lawan hoaks dengan bijak dan tetap mendukung kemajuan daerah," tutupnya.
Editor: Mz/Red








